BREAKING NEWS!:

Herman Deru Dorong BSB Lebih Agresif dan Ingatkan Pengusaha Muda Tak Mudah Tergoda Gaya Hidup

Spread the love

Pesan tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri kegiatan Akad Massal dan Seminar UMKM Sultan Muda serta peluncuran Sultan Muda Corner dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Bank Sumsel Babel di Hotel Aryaduta, Palembang, Selasa (27/10/2026).

Menurut Herman Deru, BSB tidak boleh hanya menjadi tempat bagi masyarakat untuk memperoleh pinjaman, tetapi harus hadir sebagai mitra sejati yang mendampingi nasabah sejak merintis usaha hingga berkembang.

Ia menilai, usia 69 tahun menjadi momentum bagi BSB untuk melakukan introspeksi sekaligus memperkuat daya saing di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat. Sebagai bank pembangunan daerah dengan moto Bersama Membangun Daerah, BSB dituntut terus berinovasi dan lebih aktif mencari peluang, bukan sekadar menunggu nasabah datang.

“Agresif itu bukan sekadar moto, tetapi harus benar-benar dijalankan. BSB harus memasang mata dan telinga, melihat peluang yang ada, serta semakin dipercaya masyarakat,” tegasnya.

Herman Deru mengatakan, persaingan yang dihadapi BSB tidak hanya berasal dari sesama bank pembangunan daerah, tetapi juga dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR), bank mikro, hingga bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Karena itu, BSB perlu memperkuat kualitas pelayanan, membangun hubungan yang saling menguntungkan, serta menjadikan nasabah sebagai bagian dari keluarga besar BSB.

Ia juga menekankan pentingnya menumbuhkan rasa memiliki atau sense of belonging terhadap BSB. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama yang harus dijaga. Kerja keras dalam membangun dan mengembangkan bank tidak akan optimal apabila tidak diiringi dengan tumbuhnya kepercayaan masyarakat.

Herman Deru meminta BSB terbuka terhadap kritik, termasuk terkait persepsi masyarakat mengenai suku bunga dan layanan perbankan. Informasi yang berkembang di tengah masyarakat harus dijawab melalui komunikasi yang baik sekaligus dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

“Banyak pengusaha yang dibina BSB sejak nol hingga berhasil. Keberhasilan seperti ini juga harus disampaikan kepada masyarakat, sehingga yang muncul bukan hanya cerita tentang nasabah yang bermasalah,” ujarnya.

Selain memperkuat hubungan dengan nasabah, Herman Deru mendorong BSB meningkatkan sinergi dengan berbagai mitra, termasuk badan usaha milik daerah (BUMD). Ia berharap kemitraan yang terbangun dapat memberikan manfaat bersama sekaligus memperkuat kontribusi BSB terhadap pembangunan Sumsel.

Ingatkan Pengusaha Muda Tidak Terjebak Gaya Hidup

Kepada para Sultan Muda penerima fasilitas kredit, Herman Deru mengingatkan bahwa pinjaman yang diperoleh merupakan modal kerja untuk mengembangkan usaha, bukan sarana memenuhi keinginan konsumtif.

Menurutnya, salah satu tantangan yang kerap dihadapi pengusaha ketika mulai memperoleh keuntungan adalah godaan untuk meningkatkan selera dan gaya hidup demi mendapatkan pengakuan dari lingkungan sekitar.

“Ketika mulai menguasai hasil usaha, baik dari kredit maupun keuntungan yang diperoleh, godaan pertama biasanya adalah selera dan gaya hidup. Ini yang harus dikendalikan,” pesannya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan usaha tidak diukur dari seberapa cepat seseorang mampu menunjukkan kemewahan, melainkan dari kemampuannya menjaga keberlangsungan bisnis, mengelola keuntungan, dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Herman Deru juga mengingatkan para pengusaha muda agar tidak mudah berpindah bidang usaha hanya karena ingin segera meraih keuntungan atau mendapatkan pujian. Selama usaha masih dirintis dan dikelola sendiri, konsistensi menjadi hal penting agar bisnis dapat tumbuh dengan fondasi yang kuat.

Menurutnya, keuntungan yang diperoleh sebaiknya dikumpulkan dan diputar kembali untuk memperbesar kapasitas usaha, bukan langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup atau mengejar pengakuan sosial.

“Kalau baru mendapatkan sedikit keuntungan, jangan buru-buru berpindah usaha atau berpikir ke hal lain. Fokuslah mengembangkan usaha yang sedang dijalankan. Ketika usaha sudah kuat, barulah berpikir untuk memperluas bidang usaha,” ujarnya.

Ia menambahkan, menjadi pengusaha berarti harus siap menghadapi berbagai persoalan dan mencari jalan keluar secara mandiri. Karena itu, para penerima kredit harus jeli melihat peluang, konsisten menjalankan usaha, serta memahami tanggung jawab untuk mengembalikan pinjaman dan memenuhi hak para karyawan.

Sejak menandatangani akad kredit, para penerima pembiayaan diminta tetap berpegang pada tujuan awal penggunaan modal. Dengan demikian, pembiayaan yang diterima benar-benar digunakan secara produktif dan mampu mendorong pertumbuhan usaha.

Sultan Muda Berpotensi Serap 120 Ribu Tenaga Kerja

Herman Deru mengapresiasi perkembangan program Sultan Muda yang kini memiliki lebih dari 12.000 anggota di Sumsel. Dari jumlah tersebut, lebih dari 900 Sultan Muda berada dalam pembinaan BSB.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) yang secara konsisten mendukung perkembangan program tersebut, termasuk mendorong generasi muda agar berani menjadi pengusaha dan tidak hanya bergantung pada pilihan untuk menjadi pegawai.

Menurutnya, program Sultan Muda memiliki potensi besar dalam memperluas lapangan kerja. Jika setiap anggota mampu merekrut 10 tenaga kerja, program ini berpotensi menyerap hingga 120.000 tenaga kerja.

Karena itu, ia meminta program Sultan Muda terus diperkuat, tidak hanya dari sisi pertambahan jumlah anggota, tetapi juga peningkatan omzet, skala usaha, dan kemampuan menciptakan lapangan kerja.

Pada momentum HUT ke-69 BSB, Herman Deru berharap bank tersebut terus mendampingi para pengusaha sejak tahap awal, memberikan pembinaan sesuai kebutuhan, serta membangun kemitraan jangka panjang dengan nasabah.

Ia juga berpesan agar para penerima kredit menjaga kepercayaan yang telah diberikan BSB dengan menjalankan usaha secara sungguh-sungguh dan memenuhi kewajiban pembayaran pinjaman.

“Setiap nasabah memiliki kontribusi terhadap pembangunan daerah yang kita cintai, Sumatera Selatan. Karena itu, saya berharap BSB dan Sultan Muda terus berkembang, bukan hanya dari jumlah nasabah, tetapi juga dari peningkatan nilai dan skala usaha yang dicapai,” jelasnya.

Sultan Muda Corner Hadirkan Empat Fungsi Pendampingan UMKM

Sementara itu, Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Muhamad Suryadi, mengatakan potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sumatera Selatan sangat besar. Karena itu, BSB berkomitmen mengambil peran yang lebih aktif dalam mendukung pengembangan sektor tersebut.

Menurutnya, Sultan Muda Corner dirancang sebagai sarana pendampingan UMKM yang memiliki setidaknya empat fungsi utama.

Pertama, sebagai sarana registrasi dan pendaftaran UMKM. BSB akan menempatkan petugas unit kredit di Sultan Muda Corner pada 22 cabang Bank Sumsel Babel untuk membantu pelaku usaha melakukan pendaftaran melalui situs resmi. Setelah terdaftar, para pelaku UMKM akan menjadi binaan BSB sehingga dapat memperoleh pendampingan secara berkesinambungan.

Kedua, sebagai sarana literasi dan edukasi keuangan. BSB akan menyediakan modul dan video pembelajaran yang dikolaborasikan dengan kalangan akademisi. Melalui fasilitas ini, para Sultan Muda akan mendapatkan materi pembelajaran mulai dari tahap memulai usaha hingga mengembangkan bisnis agar semakin maju.

Ketiga, sebagai sarana akses pembiayaan melalui fasilitas kredit, baik kredit program pemerintah dalam bentuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun kredit nonprogram. Dengan demikian, pelaku UMKM diharapkan memiliki akses yang lebih luas terhadap pembiayaan sesuai kebutuhan usahanya.

Keempat, sebagai sarana edukasi lanjutan dan pemasaran bersama atau joint marketing. Melalui fungsi ini, produk-produk milik Sultan Muda dapat dipasarkan bersama dengan memanfaatkan berbagai kanal pemasaran yang dimiliki BSB.

“Selain itu, Sultan Muda Corner juga sebagai fungsi akses pembiayaan melalui kredit, baik kredit program pemerintah dalam bentuk KUR maupun kredit nonprogram, serta berfungsi sebagai edukasi lanjutan dan joint marketing. Jadi, nanti produk-produknya Sultan Muda bisa kita joint marketing bersama dengan kanal-kanal pemasaran yang ada di BSB,” tutupnya. (HUM /*RED)

Please follow and like us:
icon_Follow_en_US Herman Deru Dorong BSB Lebih Agresif dan Ingatkan Pengusaha Muda Tak Mudah Tergoda Gaya Hidup
en_US_save Herman Deru Dorong BSB Lebih Agresif dan Ingatkan Pengusaha Muda Tak Mudah Tergoda Gaya Hidup