BANYUASIN, PERSADAEKSPRES.COM– Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P menyambut baik kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya (Unsri) yang dilaksanakan di SD Negeri 12 Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan yang turut dihadiri Korwil Diknas Banyuasin, Camat Rambutan, Plt. Sekdis Kominfo-SP Banyuasin, dan seluruh peserta pelatihan merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dengan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dasar sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan akademik, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi guru, peserta didik, sekolah, dan masyarakat. Kehadiran dosen dan mahasiswa di tengah masyarakat juga diharapkan menjadi ruang untuk berbagi ilmu, pengalaman, inovasi pembelajaran, serta menghadirkan solusi terhadap berbagai tantangan pendidikan.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Pelatihan, Prof. Dr. Siti Dewi Maharani, M.Pd. menyampaikan bahwa kolaborasi yang terbangun menjadi langkah awal kemitraan yang diharapkan dapat terus berkembang.
“Kolaborasi ini menjadi awal kemitraan. Mari manfaatkan kesempatan ini dengan berdiskusi, bertanya, dan saling belajar. Kita jadikan kegiatan ini sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang benar-benar berkontribusi bagi masyarakat, sehingga lahir inovasi yang memberikan dampak positif,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui lima tim dengan lima klasikal dan lima tema, sehingga diharapkan dapat memberikan pengalaman dan manfaat yang lebih luas bagi para peserta.
Senada dengan itu, Dr. Esti Susiloningsih,M.Si selaku Koordinator Prodi PGSD menegaskan bahwa kerja sama antara Universitas Sriwijaya dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin tidak boleh hanya menjadi kesepakatan formal di atas kertas, tetapi harus diwujudkan dalam kegiatan yang memberikan manfaat langsung.
“Ini bukan hanya kerja sama antara Unsri dan Pemerintah Banyuasin. Kerja sama ini tidak hanya tertulis di atas kertas, tetapi kami buat menjadi aksi nyata,” tegasnya.
Kegiatan PPM PGSD FKIP Unsri tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui penguatan pendidikan dasar serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. (KF/*RED)



Post Comment
Anda harus masuk untuk berkomentar.