
PersadaEkspres.com, Palembang- Pasca ditetapkannya oleh KPU Sumsel sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel terpilih, pasangan H Herman Deru dan H Mawardi Yahya (HD-MY) Gubernur Sumatera Selatan terpilih periode 2018-2023 menggelar syukuran dengan membaca surah Yasin bersama dengan para Tim pemenangan, relawan dan masyarakat Sumsel dikediamannya di Jl Taman Kenten No.8 Palembang, Minggu, 12 Agustus 2018, kemarin.
HDMY menegaskan akan segera merealisasikan janji kampanye setelah dilantiknya nanti. Program pertama yang akan diwujudkannya adalah pemerataan pembangunan.
“Alhamdulillah, bersyukur. MK benar- benar menjadi lembaga yang membanggakan, Sejak awal kita sudah merasa dan bahkan setelah mempelajari gugatan pemohon baik dari legal standingnya saja tidak masuk diakal, hal ini karena legal standingnya gugatan ke MK itu maksimum perbedaan suara 1 persen. Sedangkan kita 5 persen ternyata ya benar, gugatan pemohon ditolak. Alhamdulilah kinerjanya MK membanggakan terutama setelah tidak ada Akil Muktar,”ungkapnya.
Deru melanjutkan, setelah dilantik ia akan bergegas menunaikan janji- janji kampanye yang diantaranya pembangunan infrastruktur bahkan bukan sekedar jalan tetapi semua yang menyangkut percepatan perbaikan sarana dan prasarana untuk peningkatan ekonomi masyarakat sehingga dapat mempermudah masyarakat untuk menjual hasil pertaniannya.
“Program ini sebenarnya buah pikiran saya atas pengamatan selama ini, yang mana harga sayur-mayur disini mahal. Padahal kita tahu harga jual dari petani murah. Hal ini dikarenakan jalan menuju kesini jelek. Jadi program prioritas kita adalah pemerataan pembangunan yang berkeadilan,”terangnya.
Ketika ditanya mengenai program sekolah dan berobat gratis, Herman Deru katakan bahwa itu adalah hak dasar masyarakat, dan tentu tidak bayar untuk sekolah umum. Kecuali sekolah unggulan yang ada asrama dan sarana sekolahnya lengkap, itu juga harus diatur terkait pengambilan uang iuran kepada orang tua siswa, hal ini kan jadi tidak sembarangan mengambil uang sumbangan atau iuran.

“Untuk melaksanakan seluruh program kerja, hendaklah harus ada koordinasi aktif dengan pemerintah Kabupaten dan Kota, mengingat, selama ini begitu kurang koordinasi provinsi dan Pemda Kabupaten/Kota,” jelasnya.
Untuk melaksanakan seluruh program kerjanya, tentunya harus ada koordinasi aktif dengan pemerintah kabupaten/kota.
“Selama ini kurang koordinasi provinsi dengan kabupaten/kota. Namun kedepan, antara Pemprov dan Pemda Kabupaten/Kota harus memiliki tujuan dan persepsi yang sama sehingga arahnya sama, jangan berjalan sendiri-sendiri, ” paparnya seraya mengajak untuk membangun Sumsel bersama-sama dan saling mendukung agar Sumsel cepat maju.
”Kita semua adalah saudara, jadikanlah kami sebagai saudara kalian semua,” pungkasnya. (Pewarta: Karim Uwom/ Editor: Asrul)
Post Comment
Anda harus masuk untuk berkomentar.