PALEMBANG, PERSADAEKSPRES.COM- Suasana penuh keceriaan dan haru menyelimuti lingkungan SMP Kartika II-1 Palembang yang berlokasi di Jl. Ratu Sianum, 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, saat sekolah tersebut kedatangan tamu istimewa, Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam.
Kehadiran orang nomor dua di Kota Palembang itu bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan bagian dari agenda silaturahmi yang sarat makna—sekaligus napak tilas ke tempat ia menimba ilmu belasan tahun silam.
Sejak memasuki gerbang sekolah, Prima Salam disambut antusias oleh ratusan siswa yang bersorak gembira. Tidak hanya itu, para guru, termasuk guru-guru senior yang pernah mendidiknya, tampak terharu menyaksikan keberhasilan mantan anak didik mereka.
Dalam suasana penuh kehangatan, Prima Salam menyalami satu per satu gurunya dengan penuh takzim. Momen tersebut menjadi gambaran nyata sosok pemimpin yang tetap menjunjung tinggi adab serta rasa hormat kepada para pendidik sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.
“Di sini saya teringat masa-masa ketika masih mengenakan seragam SMP. Banyak kenangan yang membentuk saya hingga menjadi seperti sekarang,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa jabatan yang diembannya saat ini tidak terlepas dari didikan disiplin dan nilai-nilai yang ditanamkan sejak masa sekolah.
“Pesan saya, kita harus selalu ingat masa lalu. Jangan pernah lupa dari mana kita berasal dan siapa saja yang telah membantu kita berdiri hingga hari ini,” ujar Prima Salam.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menghargai sejarah pribadi sebagai fondasi untuk menjaga sikap rendah hati (tawadhu), meskipun telah meraih kesuksesan.
Dalam kunjungannya, Prima Salam juga menyempatkan diri berkeliling meninjau ruang kelas yang dahulu pernah ia tempati. Ia berdialog santai dengan para siswa, berbagi pengalaman sekaligus memberikan motivasi.
Kepada para pelajar, ia berpesan agar menjauhi hal-hal negatif, terutama penyalahgunaan narkoba, serta fokus dalam meraih prestasi.
“Kalian adalah calon pemimpin masa depan. Jika saya bisa berdiri di sini sebagai Wakil Wali Kota, kalian pun memiliki kesempatan yang sama—bahkan bisa lebih tinggi lagi,” tegasnya.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi para siswa untuk terus berjuang meraih cita-cita, dengan tetap berpegang pada nilai-nilai kedisiplinan, kerja keras, dan penghormatan terhadap guru serta sejarah diri. (PGID/*RED)



Post Comment
Anda harus masuk untuk berkomentar.