JAKARTA, PERSADAEKSPRES.COM- Suasana penuh kemegahan menyelimuti Grand Ballroom Kempinski, lantai 11, Jakarta Pusat, saat Acara Puncak Penganugerahan Innovative Government Award (IGA) 2025 resmi digelar. Ajang bergengsi yang diselenggarakan setiap tahun ini menjadi momentum penting bagi pemerintah pusat untuk memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang berhasil menghadirkan terobosan inovatif dalam pelayanan publik.
Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani, S.H., M.H, didampingi Staf Ahli TP PKK Ogan Ilir Ibu Hj.Faizah Ardani dan Kepala OPD terkait menghadiri acara puncak penganugerahan IGA 2025 dibuka dengan penampilan budaya yang memadukan unsur tradisional dan modern, mencerminkan semangat inovasi yang menjadi roh dari penghargaan ini. Para kepala daerah, pejabat kementerian, serta tamu undangan dari berbagai lembaga turut hadir memenuhi ballroom, menciptakan atmosfer yang hangat namun penuh ekspektasi.
Dalam sambutannya, Wakil Menteri Dalam Negeri menyampaikan bahwa IGA 2025 bukan sekadar ajang penghargaan, tetapi juga wadah untuk mendorong lahirnya solusi-solusi kreatif yang mampu menjawab tantangan pelayanan publik ditengah perubahan zaman. Pemerintah daerah yang berhasil meraih penghargaan dinilai berdasarkan orisinalitas gagasan, keberlanjutan program, serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.
Puncak acara ditandai dengan pengumuman para pemenang dari berbagai kategori, mulai dari Pemerintah Provinsi Terinovatif, Pemerintah Kabupaten Terinovatif, hingga Pemerintah Kota Terinovatif. Satu per satu nama daerah disebutkan, sementara itu Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Ogan Ilir mendapatkan penghargaan kategori Kabupaten Terinovatif Tahun 2025, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.
Para penerima penghargaan naik ke panggung dengan penuh kebanggaan, membawa pulang trofi IGA 2025 sebagai simbol keberhasilan mereka dalam menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.
“Penganugerahan Innovative Government Award 2025 ini diharapkan dapat menjadi pemicu lahirnya lebih banyak inovasi di tubuh pemerintahan, demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, dan berkualitas, ” ujar Wamendagri
Sementara itu, Wabup Ardani menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir mencatatkan sebanyak 243 inovasi yang telah disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan kontribusi inovasi terbanyak adalah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) dengan total 84 inovasi. Disusul Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan 45 inovasi, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) yang mencatat 38 inovasi.
“Sejumlah OPD lainnya di Kabupaten Ogan Ilir juga turut melahirkan berbagai inovasi yang memperkuat kinerja daerah. Ada dua inovasi unggulan Pemkab Ogan Ilir pada Innovative Government Award (IGA) 2025, yaitu Gerakan Terpadu Ketahanan Pangan atau Gardu Ketapang, serta inovasi non-digital Field Trip Education ” tukasnya. (KF/*RED)



Post Comment
Anda harus masuk untuk berkomentar.