In Memoriam ketika itu..
Oleh: Nasrullah, S.Sos*
PROFESI penjual koran adalah profesi yang mulia. Kenapa mulia, karena menyampaikan informasi ke khalayak (pembaca), penjual koran adalah tonggak suksesnya perusahaan media dan tonggak estapet informasi untuk pembaca.
Banyak agen-agen besar koran ketika itu sukses berbagi rezeki kepada penjual koran. Lumayan dapat membantu uang saku penjual koran yang masih remaja. Dulu, usai sekolah, Saya menjajakan koran harian ke rumah – rumah ataupun di persimpangan lalu lintas, tahun 1996 – 1999.
Kadang cibiran sebagai penjajak koran saya terima, tapi saya tidak peduli. Yang penting, tidak merugikan orang lain. Itu saja.. Orang tua dan guru-guru ku di sekolah selalu mengajarkan itu.
Koran harian eksis yang saya jual adalah koran Sumeks, Sripo, Harian Merdeka (logo merah), KOMPAS, koran sore masuk Sumsel Suara Pembaharuan dan Republika.
Di Lampu Merah Simpang Polda, tempat saya ‘ngetem’, saya jajakkan koran itu dari siang (pulang sekolah) hingga pukul 22.00 WIB.
Koran Harian Republika ketika itu (hadir di kota Palembang sore) sangat laris manis dijual hingga larut malam. Memang, design dan headlinenya di halaman muka sangat menarik untuk dibaca.
Kini, koran jarang dijumpai di persimpangan lampu merah ataupun dijajakan masuk ke perumahan-perumahan.
Sekarang pembaca cukup bermodalkan kuota internet seadanya, bisa mengakses informasi web-web yang menghadirkan informasi terkini..
Hal ini dampak dari hadirnya gadget dan internet. Semua berubah.. Eranya media digital berbasis internet tak terbendung..
Hal ini tentu sangat berdampak bagi perusahaan media, khususnya media cetak. Kini penjual – penjajak koran di lapangan baik di persimpangan lampu merah ataupun penjajak koran di lorong-lorong perumahan jarang dan sulit ditemui.
Sebenarnya asyik y, ketika itu (eranya koran).. Semua rubrik-rubrik dihadirkan terpenuhi dan sangat update.
Akankah koran kembali eksis seperti di eranya dulu (?), semoga saja..
Gandus – Palembang, 16 September 2024.
*Pemimpin Redaksi PersadaEkspres.com



Post Comment
Anda harus masuk untuk berkomentar.