BREAKING NEWS!:

Turunkan Stunting, Kepala OPD di OKI Jadi Bapak Asuh Anak Stunting

Spread the love
IMG-20231228-WA0115-1024x682 Turunkan Stunting, Kepala OPD di OKI Jadi Bapak Asuh Anak Stunting

“Antara lain, Analisis Situasi, Rencana Kegiatan, Rembuk Stunting, Peraturan Bupati/ Walikota tentang Peran Desa, Pembinaan Desa, Sistem Manajemen Data, Pengukuran dan Publikasi Stunting dan Reviu Kinerja Tahunan,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan penurunan angka prevalensi stunting di Kabupaten OKK harus dipertahankan dengan melibatkan seluruh pihak.

“Semua harus terlibat sebagaimana yang disampaikan Bapak Bupati, ada Tim pangan, ada Tim Pola Asuh, Tim Sanitasi dan Tim Lintas Sektor untuk menjaga prevelansi stunting nasional berada di angka 14%,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama Bupati OKI, H. M. Djafar Shodiq mengatakan saat ini program percepatan penurunan stunting menjadi program prioritas nasional, karena isu stunting atau kurang gizi buruk menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten OKI.

“Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Ogan Komering Ilir telah berhasil menurunkan angka prevelansi stunting tertinggi di Indonesia. Kita harus terus jaga konsistensi ini, salah satunya dengan pola Duta Bapak Bunda Asuh Stunting untuk capai zero stunting”, ujar Shodiq.

Shodiq mengatakan permasalahan percepatan penurunan stunting ini tidak dapat diselesaikan oleh jajaran BKKBN, DPPKB semata.

“Sinergitas yang Kolaboratif berbagai
pihak adalah kunci keberhasilan. Seluruh
pihak terkait program stunting harus
lebih sering duduk bersama agar konvergensi atau intervensi secara terintegrasi dapat terwujud,” tutupnya. (JUANDA /*RED)

Please follow and like us:
icon_Follow_en_US Turunkan Stunting, Kepala OPD di OKI Jadi Bapak Asuh Anak Stunting
en_US_save Turunkan Stunting, Kepala OPD di OKI Jadi Bapak Asuh Anak Stunting
RSS
Follow by Email