
PALEMBANG, PERSADAEKSPRES.COM- Lebih dari lima ribu peserta karnaval banjiri lapangan Kambang Iwak (KI) dalam arak-arakan kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 78. Acara yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak-kanak (IGTK) Persatuan Guru Indonesia (PGRI) secara langsung dilepas oleh Walikota dan Wakil Walikota Palembang H. Harnojoyo, S.Sos dan Fitrianti Agustinda dengan perpisahan di akhir jabatan periode keduanya.
Hal ini tentunya menyita perhatian wali murid yang mendampingi putra-putrinya dalam kemeriahan HUT RI ke 78, karena event pertama kalinya selepas covid 19 ini ternyata untuk terakhirnya Walikota Palembang melepas kegiatan tersebut.
Walikota Palembang H. Harnojoyo, S.Sos membenarkan, bahwa di 20 hari lagi masa bakti kami bekerja tepatnya pada tanggal 18 September kami (Harnojoyo-Fitri) telah berakhir dalam menjalankan tugas negara tentunya bersama masyarakat kota Palembang tercinta.
“Saya berharap dalam momentum pertama usai covid 19 ini menjadi harapan yang baik bagi kita semua termasuk dalam masa depan anak-anak generasi penerus bangsa kita. Alhamdulilah acara hari ini sukses berbagai baju mereka tampilkan saat melintas dan menyapa kami.Mudah-mudahan kegaiatan pertama dan terakhir bersama mereka menjadi kesan yang tak terlupakan.
Saya pribadi dan atas nama Pemerintah Kota Palembang mengapresiasi kegiatan Karnaval yang diselenggarakan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Saya juga sangat senang dan bangga bisa bertemu langsung dengan para anak-anak dari TK se Kota Palembang sebagai generasi penerus bangsa yang akan menjadi asset penerus pembangunan bangsa Indonesia khususnya Kota Palembang di masa yang akan datang,” jelasnya saat melepas peserta karnaval TK di rumah dinas Walikota Palembang, Senin, 28 Agustus 2023.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Ansori menambahkan bahwa kegiatan Karnaval ini akan menumbuh kembangkan rasa nasionalisme kecintaan terhadap Tanah Air Indonesia yang tercinta sejak dini serta mengenang perjuangan para pahlawan untuk merebut kemerdekaan dari para penjajah.
“Anak merupakan potensi dan penerus cita-cita perjuangan bangsa yang memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus yang memerlukan perlindungan dalam rangka menjamin pertumbuhan dan perkembangan fisik,mental dan sosial secara utuh. Masa depan bangsa saat ini berada di tangan anak-anak saat ini. Semakin baik kualitas anak-anak saat ini maka semakin baik pula kehidupan masa depan bangsa,”tutupnya. (PGID/*RED)



Post Comment
Anda harus masuk untuk berkomentar.