
PALEMBANG, PERSADAEKSPRES.COM- Mengatasi kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Sukawinatan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa bergerak cepat. Setelah mendapat laporan dari masyarakat via media sosial, Ratu Dewa langsung bergerak memerintahkan OPD terkait, untuk mengatasi kebakaran di TPA Sukawinatan.
“Tadi dinas Pemadam Kebakaran sudah bergerak dan lokasi kebakaran,” ungkapnya saat dihubungi.
Sekda Ratu Dewa ini meminta masyarakat tidak panik, karena pemadam kebakaran dengan seluruh personil dikerahkan untuk mengatasi kebakaran.
“Insyaallah akan segera diatasi,” tuturnya.
Dewa minta masyarakat untuk tidsk mendekati lokasi kebakaran di TPA Sukawinatan, selain melancarkan kerja pemadam kebakaran, demi keamanan masyarakat sendiri.
“Jangan dekati titik lokasi kebakaran, karena disana ada gas metan, jadi pemadam harus cepat atasi kebakaran yang terjadi,” pintanya.
Sebelumnya, kebakaran hebat melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan yang terletak di Jl. Noerdin Panji, Kecamatan Sukarami Paembang.
Video menghebohkan yang merekam detik-detik dahsyatnya kebakaran TPA Sukawinatan telah menarik perhatian warga sekitar dan seantero kota.
Sebagai pusat pembuangan sampah terbesar di Palembang, kebakaran ini menjadi sorotan utama.
Dalam video yang beredar luas, tampak gunung sampah di TPA Sukawinatan terbakar dengan dahsyatnya.
Asap tebal yang mengepul memenuhi langit, menciptakan pemandangan yang menakutkan namun mengesankan
Kebakaran ini terjadi pada Senin, 14 Agustus 2023, dan menjadi sorotan utama di berbagai media sosial.
Dr. Akhmad Mustain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang, telah memberikan konfirmasi terkait insiden ini.
Dilansir AYOPalembang.com, Dr. Mustain mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai kebakaran ini dan telah mengambil langkah cepat dalam menangani situasi tersebut.
Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palembang telah segera dikerahkan untuk mengatasi kebakaran yang melanda TPA Sukawinatan.
“Pemadam kebakaran sudah meluncur, untuk memadamkan api,” terang Dr. Mustain.
Langkah tegas ini diambil guna meminimalkan dampak negatif yang dapat diakibatkan oleh kebakaran ini.
Salah satu hal yang menjadi pertanyaan adalah penyebab dari kebakaran yang hebat ini. Dr. Mustain menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih tengah menyelidiki akar penyebabnya.
Namun, diduga kuat bahwa cuaca panas yang melanda wilayah tersebut telah memainkan peran penting dalam munculnya api.
Selain itu, TPA Sukawinatan memiliki tingkat kandungan gas metan yang cukup tinggi, yang juga dapat menjadi faktor pemicu kebakaran.
Warga setempat dan masyarakat Palembang secara umum tentu mengikuti perkembangan berita ini dengan seksama.
Kebakaran TPA Sukawinatan bukan hanya menjadi peristiwa lokal, tetapi juga mencerminkan perlunya perhatian lebih dalam pengelolaan sampah dan upaya pencegahan bencana lingkungan di tengah kondisi iklim yang semakin tidak dapat diprediksi. (rill)



Post Comment
Anda harus masuk untuk berkomentar.