Kepala Desa Paldas, Rusman Rahaji: Walaupun Pandemi Covid-19, Hasil Pelelangan Meningkat

BANYUASIN, PERSADAEKSPRES.COM- Walaupun suasana Covids -19, tak mengurungkan niat masyarakat Desa Paldas Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin antusias mendatangi kantor Desa dalam rangka pergelaran Lelang Lebak Lebung. Acara tersebut berjalan dengan lancar, aman dan terkendali, Rabu, 25 Nopember 2020.
Sekedar informasi, lelang lebak lebung yang dilaksanakan tersebut untuk wilayah desa Paldas periode tahun 2021 diperuntukan 1 Januari 2021.
Selain Camat Rantau Bayur beserta stafnya, nampak hadir Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banyuasin, Kapolsek Rantau Bayur, Babinkantibmas Pangkalan Balai, Kepala Desa Paldas, Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat, Salpol PP, media dan LSM.
Kepala Desa Paldas, Rusman Rahaji, menyampaikan telah melaksanakan musyawarah dengan kecamatan dan BPD bahwa Objek Lelang tahun ini dibuka lima puluh persen dari Objek Lelang sebelumnya.
“Berdasarkan PERDA Lelang Lebak Lebung bagi pemenang Lelang agar dapat merawat Objek Lelang yang dimenang kan oleh sipengemin lelang dan juga dibebankan biaya pembuatan jembatan khususnya bagi pemenang objek lelang terutama jembatan sungai Temesu, sungai Padang dan sungai Batanghari Kiambang. Dengan harapan semua unsur tidak ada dirugikan dan pembayaran secara cash (tunai) dan lelang tidak melayani utang piutang,” ungkapnya Kades.

Sementara Camat Rantau Bayur, Drs. Hasanul Hak, MM menyampaikan agar masyarakat tetap waspada terhadap penularan Covids-19. Kemudian, bagi pemenang lelang agar mematuhi semua aturan yang ditetapkan, dan mudah-mudahan di desa Paldas tidak ada Virus Corona.
“Pelaksanaan Lelang Lebak Lebung pada hari ini kita Laksanakan untuk periode tahun 2021 mendatang. Kemudian bagi pemenang Lelang agar dapat mematuhi aturan serta larangan menggunakan putas (racun ) serta setrom (mesin) pembunuh Ikan,” pintanya.
Camat Rantau Bayur menambahkan kewenangan atas perlelangan sungai Desa Paldas adalah kewenangan Kepala Desa. Pihaknya hanya mengawasi pelaksanaannya yang dilakukan secara terbuka. Bagi yang harga tertinggi itulah yang akan menjadi pemenang.
Hal yang sama dikatakan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banyuasin yang diwakili oleh Tunjang Sugiono menyampaikan kepada para pemenang Lelang Lebak Lebung Desa Paldas bahwa kewenangannya hanya sebatas pengawasan.
“Sebagaimana nantinya hasil pelelangan 38 % akan masuk ke kas Daerah dan 62% akan dikembalikan ke desa, karena Desa yang telah mempunyai peruntukannya. Bagi yang belum jelas atau ada pertanyaan boleh datang Langsung ke Dinas Perikanan kabupaten Banyuasin, ucapnya.
Danramil Pangkalan Balai melalui BABINSA Deviansyah menyampaikan imbauannya agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban agar suasana tetap kondusif, jangan mudah terprovokasi atas isu -isu yang beredar dan terpercaya dengan Berita “HOAX.”
“Harapan saya prosesi Lelang Lebak Lebung Desa Paldas tetap aman, tertib, dan Kondusif. Lelang kita laksanakan secara terbuka tanpa ada yang ditutupi,”tukasnya.
Terpisah, ungkapan rasa syukur kehadirat Allah SWT yang mana Kepala Desa Paldas Rusman RH menyampaikan walaupun ditengah Covids -19 Lelang Lebak Lebung meningkat dari tahun sebelumnya. Dan Desa paldas juga merupakan penyumbang PAD terbesar untuk tingkat Desa di seluruh Kabupaten Banyuasin propinsi Sumatra Selatan.
Dengan ungkapan yang sama Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah SWT, hasil Lelang Lebak Lebung tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya.
Dari dua ratus juta-an sehingga pada hari ini Lelang Lebak Lebung Desa Paldas priode tahun 2021 meningkat menjadi tiga ratus juta-an lebih.
“Walaupun di tengah pandemi Covid-19, hasil pelelangan Meningkat. Kemudian jika kita melihat dari hasil pelelangan Desa Paldas tersebut merupakan Desa penyumbang ‘PAD” terbesar di kabupaten Banyuasin, pungkasnya. (ADV/Dilwani)



Post Comment
Anda harus masuk untuk berkomentar.