BREAKING NEWS!:

Pemakaman Jenazah Covid -19 di Gandus

Spread the love
Walikota Palembang, H. Harnojoyo: Kita Siapkan secara Khusus
z1-1024x768 Pemakaman Jenazah Covid -19 di Gandus
PERSADAEKSPRES.COM, PALEMBANG, – Walikota Palembang H. Harnojoyo menggelar rapat gugus tugas penanganan percepatan Covid 19 terbatas di kediaman rumah dinas, di Jalan Tasik Palembang, Kamis, 2 April 2020.

Usai mempimpin rapat bersama Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, jajarannya, Kodim dan Polretabes Palembang, Walikota Palembang H. Harnojoyo memberikan keterangan persnya kepada sejumlah wartawan.

Salah satunya pointnya menjadikan rumah dinas orang nomor satu di Kota Palembang sebagai posko komando terpadu selama penanganan Virus Corona yang sudah memberikan berdampak saat ini.

“Rumah dinas ini akan dijadikan posko komando terpadu, mulai hari ini,” ucap Harnojoyo.

Posko komando terpadu yang akan berkerja selama 24 jam selama wabah Covid 19 ini, dirinya mengatakan melibatkan semua unsur mulai dari jajaran birokrasinya hingga pihak lainnya.

“Nama-nama orangnya sudah sesuai dengan SK dan sudah saya tandatangani,” tegasnya.

Harnojoyo mengakui, Covid 19 yang kini menjadi perhatian serius seluruh kepala daerah di Indonesia ini, termasuk Palembang menjadi hal yang paling prioritas program kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang untuk mengentaskannya. Tak tangung-tangung anggaran Rp. 116 Miliar akan diperuntukan selama penanganan Covid 19 di Kota Palembang.

“Kita juga sudah mempersiapkan anggaran sebesar Rp.116 M peruntukan untuk medis alat pelindung diri (APD) dan logistik,” katanya.

Sejumlah point penting lainnya, juga di beberkan Harnojoyo, seperti penanganan kelangkaan masker di sejumlah tokoh alat kesehatan di kota ini. Termasuk menggalakan masyarakat untuk berswadaya berkontribusi membuat sendiri-sendiri alat pelindung diri (APD), seperti masker.

“Kalau semua warga bisa membuat sendiri, ini akan mengurangi permintaan masker dan akan ikut mengurangi kelangkaannya,”tegasnya.

Nah, terkait adanya sejumlah warga di luar Palembang yang melakukan penolakan pemakaman jenazah Covid 19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang sudah berinisiatif mempersiapkan lahan seluas 2 Ha untuk tanah pemakaman khusus ini.

“Lokasinya di Kecamatan Gandus seluas 2 Ha, kita persiapkan secara khusus agar tidak menimbulkan keresahan warga,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas (Kadis) Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP), Affan Prapanca Mahali, membenarkan pemerintah kota (Pemkot) telah menyiapkan Lahan khusus d TPU Gandus untuk korban Corona.

“Kordinasi dengan dinas kesehatan dan RSUD Bari untuk sosialisasi petugasnya supaya penanganan sesuai SOP,” katanya.

Menurutnya, terkait luas lahan yang disiapkan saat ini seluas 1000 persegi dan berada bagian belakang terpisah dari kuburan masyarakat umum, posisinya bagian belakang.

“Mudah-mudahan saja tempat ini tidak sampai dipakai, kita doakan semoga mereka sembuh semua,” tukasnya.

Di tempat terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr Ayus Astoni menyebut data per 1 April 2020 ada 307 orang, orang dalam pengawasan (ODP). Dan saat ini sudah ada pengurangan 130 orang ODP, artinya saat ini hanya ada 117 ODP.

Sedangkan Pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 12 orang dan , terkonfirmasi negatif 7 orang. Sisanya masih menunggu hasil.
“Kalau di Palembang ada 2 positif , 1 meninggal dan 1 masih di rawt di RSMH,” pungkasnya. (rils/bon)

Please follow and like us:
icon_Follow_en_US Pemakaman Jenazah Covid -19 di Gandus
en_US_save Pemakaman Jenazah Covid -19 di Gandus
RSS
Follow by Email