Melalui BUMDES, Desa Tanjung Agung Tingkatkan Daya Saing Desa Wisata

Spread the love

MUARADUA, PERSADAEKSPRES.COM- Peningkatan daya saing desa wisata yang ada di tepian danau Ranau seperti desa Tanjung Agung kecamatan Banding Agung kabupaten OKU Selatan agar dapat menarik para Wisatawan dan sekaligus mengenal keindahan desa Tanjung Agung khususnya dusun Laay atau Dusun 6 salah satu inovasi baru kepala desa Tanjung Agung, Akmaluddin.

Ditemui wartawan, Akmaluddin menjelaskan inovasi baru tersebut dilakukan untuk menujang kemajuan desa dengan cara membudidayakan ikan mujair ranau dan membuat kerambah ikan (tambak ikan) di tepian danau Ranau.

“Dengan harapan agar dapat membantu program pemerintah daerah untuk memajukan wisata danau Ranau dan dapat meningkatkan perekonomian desa Tanjung Agung,”ungkap Akmaluddin.

Lebih jauh ia mengatakan, pihaknya berharap besar dengan terciptanya lapangan usaha milik desa yaitu BUMDES. Dari BUMDES diharapkan dananya terserap untuk membudidayakan ikan lokal mujair danau Ranau.

“Kedepan nya BUMDES milik desa ini bisa berkembang sehingga para wisatawan dapat mengenal dengan akrab desa Tanjung Agung. Desa Tanjung Agung sangat berpotensi untuk kemajuan wisata danau Ranau. Seperti Dusun Laay yang memiliki daya tarik alam wisata yang sangat indah dipandang mata saat kita berada ditepian pantai danau Ranau atau saat kita memandang dari atas perbukitan terlihat jelas desa karang agung yang indah,damai dan aman sentosa,”tambahnya.

Agar desa tanjung agung bisa berpotensi menjadi sektor andalan dalam sistem kepariwisataan terutama saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, peningkatan daya saing sangat diperlukan agar dapat menjangkau yang lebih luas dan bisa lebih dikenal oleh wisatawan, ulasnya.

Sementara itu, Arzan selaku ketua BUMDES desa Tanjung Agung menyampaikan, dengan adanya BUMDES milik desa dan juga dukungan dari pemerintah desa dan pemerintah daerah kami berhara BUMDES ini bisa berkembang lebih maju.

“BUMDES bergerak dibidang tambak ikan atau kerambah ikan ini perlu menjalin kemitraan strategis dengan sektor yang bergerak di kuliner masakan khas Ranau atau rumah makan lainnya dan para pedagang ikan.

“Dengan terjalin kemitraan tersebut, BUMDES milik desa dapat dengan mudah untuk memasarkan ikan saat masa panen raya.,” pungkas Arzan. (Hanif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.